Latihan Sabar

Ada keluarga yang sangat sayang sama kucing, sebut saja keluarga bidara (biar mirip keluarga cemara) šŸ™‚

Setiap hari sang Ayah rajin memberi makan pada kucing tersebut.

Pada suatu hari ketika Ayah sedang memberi makan. Entah kenapa, tiba-tiba kucing tersebut mencakar tangan-nya Ayah. Apakah Ayah marah? Ternyata kucing tersebut malah dibelai dan cukup dibilangin :

“Pus, Meong, Satu (sambil mengacungkan satu jarinya)”

Pada hari berikutnya. Mungkin karena kucingnya lagi ngambek, tangan Ayah kembali dicakar. Dan seperti biasa Ayah membelai kucing tersebut dan dibilangin :

“Pus, Meong, Dua (sambil mengacungkan dua jarinya)”

Kejadian berikutnya terulang lagi, kali ini bukan hanya dicakar tapi juga digigit sampai tangan Ayah berdarah. Ayah pun tetap membelai kucing tersebut dan dibilangin :

“Pus, Meong, Tiga (sambil mengacungkan tiga jarinya)”

Keesokan harinya, seperti biasa Ayah memberi makan lagi kucing. Beberapa saat kemudian kucing tersebut kejang-kejang dan mulutnya berbusa. Kejadian tersebut dilihat Istrinya dan langsung istrinya marah :

“Ayah ini tidak berperikekucingan. Masa kucing sampai diracun seperti itu”

Mendengar istrinya marah-marah, Ayah tetap tenang dan menjawab :

“Mah, Satu (sambil mengacungkan satu jarinya)”

Sejak saat itu istrinya tidak pernah marah-marah lagi šŸ™‚

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *