Jadilah Diri Sendiri

Hidup itu harus memiliki pendirian sesuai dengan yang kita yakini. Jika kita tidak punya pendirian, maka bersiaplah kita terombang-ambing di dunia yang berisi berbagai macam sifat manusia ini.

Jangan seperti bunglon yang berubah-ubah pendiriannya tergantung siapa yang berani bayar kita. Contohnya si pemuda ini yang sedang diwawancara kerja oleh staf personalia,

“Apakah Anda puasa kalau Ramadhan?”
“Iya Pak, saya puasa”
“Kalau begitu Anda tidak diterima. Nanti pasti kerjanya lemas”
“Saya justru lebih sering tidak puasa kok Pak”
“Ya lebih tidak diterima lagi. Sama aturan agama saja Anda melawan, apalagi sama aturan perusahaan”

Si pemuda mulai bimbang, kemudian lanjut pertanyaan berikutnya,

“Apakah Anda shalat Tarawih kalau Ramadhan?”
“Iya Pak, saya Tarawih”
“Kalau begitu Anda tidak diterima. Nanti pasti susah diminta lembur”
“Saya justru lebih sering tidak Tarawih kok Pak”
“Ya lebih tidak diterima lagi. Kalau Anda sering kerja sampai malam, pasti siangnya malah ngantuk”

Sampai di sini si pemuda semakin tidak punya pendirian,

“Apakah Anda rutin membaca Quran kalau Ramadhan?”
“Iya Pak, saya rutin membaca Quran ”
“Kalau begitu Anda tidak diterima. Nanti pasti mengganggu rekan kerja Anda”
“Saya justru lebih sering tidak membaca Quran kok Pak”
“Ya lebih tidak diterima lagi. Itu tandanya Anda tidak suka membaca, pengetahuan Anda pasti rendah sekali”

Tibalah ia dengan pertanyaan terakhir dari staf tersebut,

“Apakah otak Anda benar-benar waras?”
“Iya Pak, saya waras sepenuhnya”
“Kalau begitu Anda tidak diterima. Nanti jika Anda stress karena pekerjaan, pasti perusahaan akan disalahkan”
“Saya justru kadang-kadang tidak waras kok Pak”
“Ya lebih tidak diterima lagi. Nanti saya ada saingan di sini”

Hehehe 🙂 Oleh karena itu, jangan mudah terpengaruh orang lain. Jadilah diri sendiri.

Sumber : telegram @arafat_channel

Jika suka dengan tulisan ini silahkan share ke temannya ya 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *