Gara-Gara Banjir

Musibah banjir kali ini meninggalkan banyak kisah suka maupun duka. Yang jelas semua kisah tersebut pasti mengandung hikmah untuk kita semua.

Di antara kisah-kisah tersebut, ada saja kisah lucu yang mengundang senyum bagi orang yang mendengarnya. Misalnya saat seorang pejabat datang untuk meninjau korban banjir dan saling ramah-tamah dengan mereka.

“Ibu yang sabar ya. Banjir ini cobaan dari Tuhan. Jangan dipolitisasi seolah-olah banjir ini karena kelalaian kinerja kami” kata sang pejabat tersebut.

“Baik pak, maklumi saja seandainya ada yang bicara seperti itu. Mungkin karena dulu saat kita aman dari banjir, lalu dipolitisasi juga sama bapak seolah-olah karena keberhasilan kinerja bapak” si ibu menjawab dengan kalem, diikuti senyum-senyum orang di sekelilingnya πŸ™‚

Setelah selesai meninjau, sang pejabat pun pamit pulang. Disiapkanlah sebuah perahu karet karena banjir di lokasi itu sudah setinggi pinggang orang dewasa.

Kemudian perahu karet tersebut ditarik oleh beberapa pemuda setempat. Pemandangan itu di foto oleh seorang wartawan, dan tampil sebagai berita di sebuah media online.

Sayangnya karena si wartawan terpengaruh dengan foto pemuda-pemuda yang sedang menarik perahu karet itu, dia salah ketik judul berita yang seharusnya “Seorang Pejabat Membantu Korban Banjir” justru menjadi; SEORANG PEJABAT DIBANTU KORBAN BANJIR πŸ™‚

Bagaimanapun semua kisah pasti ada hikmahnya ya.

Sumber : telegram @arafat_channel

Jika tulisan ini bermanfaat silahkan share ke temannya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *