Dunia Terus Mengalami Inflasi

Rasanya kita semua mudah memahami apa yang disebut inflasi ya, dimana tahun berganti tahun uang yang kita miliki selalu berkurang nilainya. Tiga puluh tahun lalu, seorang ayah dengan gaji lima ratus ribu sebulan bisa menghidupi isteri dan kedua anaknya.


Bayangkan jika sampai hari ini, sang ayah masih mendapat gaji lima ratus ribu sebulan dari kantornya. Tentu kita dengan yakin menjawab uang itu sudah tidak cukup lagi. Sebab dunia ini terus mengalami inflasi.

Lima ratus ribu di masa lalu, tidak lagi punya nilai yang sama dengan lima ratus ribu di masa sekarang. Jadi sudah sepantasnya perusahaan menaikkan nominal gaji seorang karyawan dari tahun ke tahun.

Jika kita mudah memahami apa itu inflasi (yaitu terkikisnya nilai uang), maka seharusnya kita juga bisa dengan mudah memahami betapa dunia ini semakin bertambah tahun juga semakin terkikis akhlak para penghuninya.

Apakah mungkin kita bertahan jika ibadah kita tetap seperti dulu tanpa peningkatan apa-apa? Misalnya; Tiga puluh tahun lalu shalat kita hanya sebatas yang fardhu 5 kali sehari.

Bayangkan jika sampai hari ini, kita masih tetap hanya menjalankan yang fardhu saja, tanpa berusaha menambah shalat-shalat sunnah. Tentu kita dengan yakin menjawab ibadah itu sudah tidak cukup lagi. Sebab dunia ini terus mengalami inflasi akhlak.

Jadi sudah sepantasnya kita mulai membiasakan shalat duha, shalat tahajud dan shalat sunnah lainnya. Semua ini demi mencapai hidup yang sukses di dunia maupun sukses di akhirat.

Jangan mau menjadi muslim yang puas dengan kualitas dirinya yang segitu-segitu saja.

Sumber : telegram @arafat_channel

Jika tulisan ini bermanfaat silahkan share ke temannya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *